Print this page
Senin, 16 Oktober 2017 04:23

80 Anggota Gapoktan Ikut Pelatihan

Written by
Rate this item
(0 votes)

Sampit,- Sebanyak 80 orang anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang berasal dari wilayah selatan Kotim mendapatkan pelatihan manajemen dalam rangka pemberdayaan dan peningkatan kewirausahaan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kamis (14/9) kemarin. Kegiatan sehari yang digelar di Hotel Borneo Sampit ini diikuti oleh Gapoktan yang terlibat dalam Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat dan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat.

Membuka kegiatan tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab. Kotim Ir Jakatan memaparkan kegiatan ini dalam rangka mendukung pembangunan ketahanan pangan yang dicanankan Pemkab Kotim.

"Sesuai evaluasi dari kami, ada beberapa tantangan yang dihadapi, yakni kewaspadaan pangan akibat kondisi marjinal, miskin struktural. Kemudian biaya distribusi pangan dari petani ke pasar yang masih sangat tinggi, sehingga pemerintah berupaya menggelar kegiatan LDPM dan PUPM untuk memotong panjangnya rantai pasokan untuk memangkas biaya distribusi hasil pertanian, " paparnya.

Dirinya berharap pelatihan tersebut bermanfaat bagi Gapoktan yang mengikuti kegiatan LDPM dan PUPM, demi memantapkan kegiatan ketahanan pangan secara sinergis.

Sementara itu Ketua Panitia Pelatihan Joni Parwoto, SP, MM menyampaikan, dengan pelatihan itu diharapkan Gapoktan terus mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki. Selain itu Gapoktan diminta menjaga dan mengembangkan aset yang dimiliki, baik berupa uang maupun barang dengan melakukan inventarisasi.

"Kegiatan ini juga dalam rangka mendukung proyek perubahan Diklatpim III Provinsi Kalteng melalui Program SIMANTAP dengan implementasi sistem pOAC. Pesertanya berasal dari LDPM Gapoktan Karya Bersama Desa Basirih Hilir Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan dari PUPM yaitu Gapoktan Parebok Baru dan Gapoktan Sinar Harapan di Desa Lempuyang Kecamatan Teluk Sampit,' terangnya.

Selain itu tambah Joni, kegiatan ini juga mengaktualisasikan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, khususnya terkait dengan pasal-pasal yang mengatur perlindungan petani, pengelolaan stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok, pemberdayaan petani dan kelompok tani serta pengembangan cadangan pangan masyarakat.

 

Read 81 times Last modified on Senin, 16 Oktober 2017 04:37