rapatnbm

Hari/ Tanggal             : Kamis, 13 Desember 2018

Waktu Rapat             : Pukul 09.00 WIB s/d Selesai

Tempat                      : Aula Dinas Ketahanan Pangan Kab. Kotim

Agenda Rapat           : Rapat  Pertemuan Tim  Penyusun Analisis NBM/ PPh Kab. Kotim Th. 2018

 

JONI PARWOTO, SP, MM (Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan)

Membuka Rapat dan menjelaskan bahwa tujuan rapat pada hari ini adalah Rapat  Pertemuan Tim Penyusun NBM/ PPh Kab. Kotim Th. 2018. Dan mengharapkan kepada semua yang hadir agar mendukung penyusunan Analisis Neraca Bahan Makanan (NBM)/ Pola Pangan Harapan (PPh).

Rapat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dalam hal program ketahanan pangan karena NBM merupakan tabel yang memberikan gambaran tentang situasi ketersediaan pangan untuk dikonsumsi penduduk suatu wilayah (kecamatan/desa) dalam kurun waktu tertentu. NBM menyajikan angka jumlah pangan yang tersedia untuk konsumsi penduduk per kapita (kg/tahun atau gram/hari) atau ketersediaan zat gizi tertentu per kapita yaitu kalori (kkal/hari), protein (gram/hari), lemak (gram/hari).

NBM bermanfaat untuk mengetahui jumlah penyediaan, penggunaan, pangan dan ketersediaan pangan per kapita untuk konsumsi penduduk Kab. Kotim; mengevaluasi penggunaan dan pengadaan pangan; mengevaluasi tingkat ketersediaan pangan berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan komposisinya berdasarkan Pola Pangan Harapan (PPH); sebagai bahan acuan dalam perencanaan produksi/pengadaan pangan; dan sebagai bahan perumusan kebijakan pangan dan gizi maupun untuk Pembangunan ketahanan pangan yang menjadi prioritas dalam

Rencana Pembangunan Jangka Menengah  Daerah di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Kenaikan harga lima bahan pokok makanan ini dipicu oleh beberapa hal, di antaranya adalah kenaikan harga beras yang terbilang cukup signifikan dan dinilai disebabkan oleh tingginya jumlah permintaan akan beras yang tidak dapat dipenuhi oleh jumlah beras yang diproduksi.

Membicarakan inflasi tidak akan jauh dari Indeks Harga Konsumen. Tingginya harga pangan konsumen adalah penyebab utama tingkat inflasi di Kabupaten Kotawaringin Timur. Yang mencengangkan adalah sebanyak 40% inflasi dipengaruhi pangan. Bank Indonesia tidak bisa memberikan tunai tetapi berupa Alat.

Terkait Kesiapan menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Hasil pantauan menunjukkan harga-harga pangan di Kabupaten Kotawaringin Timur terkendali dan pasokannya cukup untuk menghadapi Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Timur akan terus memastikan stabilisasi harga dan ketersediaan pasokan dalam menghadapi HBKN.

SUBIYANTA (Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan)

Analisis NBM sudah ada tiap tahun dan akan terus berlanjut karena NBM sendiri adalah sangat penting dalam memberikan informasi seputar konsumsi pangan masyarakat Kabupaten Kotim dilihat berdasarkan nilai/skor Pola Pangan Harapan (PPH). Koordinasi Neraca Bahan Makanan dimaksudkan untuk menyajikan jumlah pangan yang tersedia untuk dikonsumsi penduduk perkapita dalam kg/tahun atau gr/hari serta dalam bentuk zat gizi tertentu yaitu Kalori (kkal/hari), Protein (gr/hari) dan Lemak (gr/hari).

Dalam rangka terlaksananya kegiatan NBM/PPh, perlu adanya Gerakan Program Lintas Sektor untuk pencapaian target Ketersediaan Kab. Kotim berdasarkan Pola Pangan Harapan.

Revitalisasi sistem serap gabah perlu dilakukan melalui efisiensi rantai pasok dengan cara menekan middlemen yang meraup keuntungan selama ini. Efisiensi rantai pasok dari petani ke penebas langsung ke unit penggilingan (UPGB) ini sangat penting, agar harga dapat terjaga dan terjangkau daya beli masyarakat.

WANDI (Bulog Sub. Drive Sampit)

Info HPP Bulog terlalu rendah Rp. 8.030 sedangkan di lokasi Rp. 11.000. Di informasikan HPP dibuat per zona.

Kondisi Ketersediaan Beras di Gudang Bulog adalah :

  1. Beras sebanyak 1.750 ton
  2. Gula sebanyak 320 ton
  3. Daging beku sebanyak 8 ton dengan harga per kilonya Rp. 80.000,-
  4. Minyak Goreng sebanyak 3.720 liter

Sampai saat ini kondisi Ketersediaan Pangan di Gudang Bulog aman/ cukup untuk 3 bulan kedepan.

Terkait Serapan Gabah , Saat serapan gabah anjlok Bulog disuruh menyerap, saat stabil dilaksanakan Operasi Pasar.

Untuk menghadapi HBKN, Bulog memiliki kegiatan penyiapan Paket Sembako.

EDY SURYANTO (KSOP)

Tugas KSOP untuk memperlancar arus penumpang dan barang.

Data dari Manifest kapal terdapat kendala dari DARMALOKA hanya menyedikan data buah dan sayur.

Terkait Data daging, pembongkaran Sapi di Pelabuhan terkendala belum termergernya data KSOP Sampit dan KSOP Samuda.

APLITAWATI (Dinas Perikanan)

Daya beli Ikan di masyarakat masih kurang dikarenakan harga masih tidak stabil.

Sasaran Budidaya Ikan lebih ditingkatkan untuk menunjang kecukupan protein.

NIHAYAH, SP (Dinas Pertanian )

Data Produksi (untuk mendukung pengolahan NBM/PPh) khususnya data bulanan terkendala petugas lapangan.

JONI PARWOTO, SP, MM (Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan)

Kesimpulan Rapat :

  1. Guna mengidentifikasi permasalahan dalam pemenuhan ketersediaaan pangan, capaian skor PPH, tingkat ketersediaan berdasarkan Neraca Bahan Makanan (NBM), dengan melaksanakan pendataan dan operasi pasar.
  2. Tujuan yang ingin dicapai dalam rapat ini adalah untuk meningkatkan kualitas ketahanan pangan di Kabupaten Kotawaringin Timur dengan indikator kinerja skor PPH (Pola Pangan Harapan) dengan dukungan Instansi dalam Penyusunan Analisis Neraca Bahan Makanan / Pola Pangan Harapan (NBM/PPh) Kabupaten Kotawaringin Timur.
  3. Tersedianya anggaran dari APBD maupun APBN untuk menunjang terselenggaranya kegiatan ketahanan pangan khususnya NBM/PPh (Lintas SOPD).
  4. Sepakat membentuk Tim Kegiatan Neraca Bahan Makanan dan Pola Pangan Harapan Kabupaten Kotawaringin Timur untuk Tahun 2019